Rabu, 26 Desember 2012
Menjadikan Tubuh Kita Bermanfaat
Sabtu, 17 November 2012
Personifikasi Welas Asih dan Kebijaksanaan
Jumat, 16 November 2012
Cinta Dapat Membahayakan
Kamis, 15 November 2012
Semangat Religi
Seluruh persoalan manusia bersifat timbal-balik.
Kehidupan kita akan menjadi penuh dengan kebenaran, kebajikan, dan keindahan jikalau kita memperlakukan orang lain dengan tulus dan menyikapi segala sesuatu dengan pikiran terbuka.
Sebagai seorang umat Buddha, Anda harus memiliki keuletan seorang pelari maraton. Anda hanya dapat mencapai garis finish, keBuddha-an, jika Anda punya kemauan untuk berlari.
Sumber: Sanubari Teduh Jilid Dua (Still Thoughts Volume Two)
By: Master Cheng Yen
Selasa, 13 November 2012
Awal Sukses: Komitmen
Minggu, 11 November 2012
Tujuan Hidup
Dalam hidup ini, kita akan selalu menghadapi berbagai situasi yang tidak nyaman, saat-saat berkabut atau cuaca dingin yang tidak nyaman. Jika kita tetap berpegang teguh pada tujuan kita, itu akan menjadi seperti sinar mentari hangat di musim dingin.
Demi hidup seutuhnya, Anda harus terus-menerus memanfaatkan kemampuan, bakat, dan kecerdasan Anda untuk sesama. Kehidupan Anda harus menjadi seperti hari yang cerah, yang senantiasa memancarkan gairah hidup. Jangan biarkan hati nurani Anda menjadi dingin.
Sumber: Sanubari Teduh Jilid Dua (Still Thoughts Volume Two)
By: Master Cheng Yen
Kamis, 01 Maret 2012
Waktu adalah Berlian
Waktu adalah berlian bagi orang bijaksana, namun kotoran bagi orang bodoh.
Seseorang harus mengumpulkan kebijaksanaannya untuk menemukan makna hidup yang sejati, dan menggunakan tekadnya untuk menjadi pemilik dari waktunya yang terbatas di dunia.
Hidup dapat dimulai dari awal setiap saat, setiap hari.
~ Master Cheng Yen
Selasa, 27 Desember 2011
Berdana Bukan Hanya Memberi Barang
“Berdana” bukan hanya memberikan barang, tetapi juga melakukan perbuatan-perbuatan baik sebagai relawan. Buddha berkata, “Sulit bagi orang miskin untuk berdana. ”Yang dimaksudkan adalah orang awam. Tetapi, orang yang mempelajari ajaran Buddha bisa memahami segalanya di dunia ini, sehingga mereka hidup tidak hanya demi memenuhi keinginan-keinginan mereka tetapi juga menggunakan kemampuan mereka untuk melakukan kebajikan.
Buddha berkata, “Pikiran menciptakan segalanya.” Para Buddha di masa lampau, sekarang, dan yang akan dating mencapai kebuddhaan melalui pikiran mereka. Jika kita membentuk pikiran kita untuk melakukan sesuatu, maka yang tampaknya sulit akan menjadi mudah.
Ada pepatah yang mengatakan, “Tidak ada yang sulit sepanjang Anda mau bekerja keras.” Selama masa Buddha, seorang nenek tua miskin menukar rambutnya yang panjang untuk sebuah lampu minyak agar ia dapat mempersembahkan pelita kepada Buddha. Itulah cara ia member. Wanita miskin lainnya, yang hanya memiliki pakaian compang-camping, mempersembahkan kain yang dirobek dari leher bajunya kepada Buddha. Bagi mereka yang memiliki banyak keinginan, berdana adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Tetapi bagi mereka yang memiliki tekad, tiada rintangan yang tidak dapat diatasi.
Sumber: 20 Kesulitan dalam Kehidupan, Oleh: Master Cheng Yen



